11.16.2005

Membina Akhlak Kita

Faham hal baik dan buruk
Sentiasa membaca istighfar ketika kita melakukan keburukan, dan membaca hamdalah ketika melakukan kebaikan!!!
Cuba lakukan introspeksi diri sebelum tidur, siapa kita? Untuk apa kita hidup? Adakah hidup selepas mati? Siapa yang boleh tolong kita?!!!

Kuatkan iman kita
Apa yang boleh kita buat? Senang je, mulakan dengan sembahyang tahajud, sudah buat berapa kali dalam satu minggu? Dah buat sedekah? Kalau ada lebih wang belanja kita, tengoklah saudara kita yang tak mampu, bagi sedekahnya. Baca Al Qur’an berapa muka surat sehari kita baca? Insya Allah tiga hal ni boleh kuatkan iman, nak cuba?!!!

Berkawanlah dengan orang baik
Kawan sejati ialah yang boleh membantu kita dikala senang dan di waktu susah, kawan yang sangat baik ianya menunjuk kita dalam kebaikan. Kawan boleh membawa kita ke surga kerana kesolihannya, ataupun membawa kita ke neraka kerana ketolehannya, nak pilih yang mana?!!!

Tinggalkan tempat yang buruk
Pencuri itu lahir di tempat yang dipenuhi oleh perompak dan penyamun. Penjenayah itu takut kalau lalu pejabat polis. Seorang remaja muslim takut kalau mendengar kata dadah, iya ke?

Biasakan buat amal baik, walau kecil
Ketika kita naik bas/tren tengok wanita hamil berikanlah tempat duduk kita sebab ia lebih perlu. Pernahkah kita senyum pada orang yang tidak kita suka?

Terima nasihat dari orang lain
Walau kita dah pandai, belum tentu kita sempurna. Terimalah nasihat itu walaupun dari musuh kita. Kerana nasihat ialah ubat.

Buatlah sekarang, amalan baik
Jangan tunggu esok, sebab belum tentu kita boleh buat esok.

~dari Ust. DD~

11.11.2005

Hawa nafsu

Hawa nafsu adalah gejolak jiwa pada diri seseorang yang selalu mngajak seseorang untuk melakukan hal-hal yang negatif,seperti mencuri, berzinah, berbuat curang dan lain sebagainya. Hawa nafsu biasa diistilahkan juga dengan sebutan "syaitan yang bersemayam didalam diri manusia", yang bertugas untuk mengusung manusia kepada kefasikan atau pengingkaran. Dalam pengelihatan manusia memperturuti hawa nafsu dapat membawanya kepada kebahagian, padahal kerusakan yang akan ditimbulkan oleh pemuasan nafsu jauh lebih mahal ketimbang kenikmatan yang didapat darinya. hawa nafsu juga dapat merusak potensi diri seseorang, yang mana sebenarnya setiap orang diciptakan dengan potensi diri yang luar biasa, namun hawa nafsu dapat menghambat potensi itu muncul kepermukaan. potensi yang dimaksud disini adalah potensi untuk menciptakan keadilan, ketenteraman,keamanan, kesejahteraan, persatuan dan hal-hal baik lainnya. Namun karena hambatan nafsu yang ada diri seseorang potensi-potensi tadi tidak dapat muncul kepermukan (dalam realita kehidupan). Maka dari itu mensucikan diri atau mengendalikan hawa nafsu adalah keharusan bagi siapa saja yang menghendaki keseimbangan, kebahagian dalam hidupnya. karena hanya dengan berjalan dijalur-jalur yang benar sajalah menusia dapat mnecapai hal tersebut.


BAGAIMANA MENGATASI HAWA NAFSU

MILIKI IMAN
Nafsu dapat di asumsikan dengan sebuah tarikan. tarikan kesuatu arah, dimana arah yang dituju adalah adalah kemaksiatan yang berujung kepada kehancuran. kehidupan dunia dengan segala keindahannya adalah pemicu hidupnya hawa nafsu, yang dalam pandangan manusia nampak begitu indah penuh pesona dan daya tarik. Sementara itu tujuan setiap orang adalah kebahagian abadi, dan ini berada pada ujung yang berlawanan, tidak berada pada jalur-jalur pemuasan hawa nafsu. Maka dari itu untuk mengalahkan hawa nafsu akan menjadi pekerjaan yang akan sangat berat. Harus ada pesona lain atau keindahan lain yang dapat memalingkan manusia dari daya tarik nafsu, dan daya tarik itu adalah kebenaran. Maka Beriman kepada kebenaran adalah langkah awal untuk mengalahkan nafsu

PENGABAIAN
Nafsu juga dapat kita sebut dengan bisikan-bisikan kotor/jahat yang ada dalam diri. bisikan-bisikan tersebut sering kali tampak menarik dan mengisi hari dengan kebaikan.

JAGA PANCA INDRA

~Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
http://id.wikipedia.org/wiki/Hawa_nafsu
~

11.02.2005

Selamat Hari Raya

Karena lisan yang tidak terjaga, hati yang berprasangka serta semua sikap yang menyakitkan, Mohon maaf lahir dan batin.

Taqaballahu minna wa minkum, Kullu aamin wa antum bi khair.
Semoga Amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini diterima-Nya. Amin.

Selamat menyambut hari raya.

10.05.2005

Jangan-Jangan Istidraj

Bagaimana kita tahu bahwa nikmat yang diberikan kepada kita ternyata adalah Istidraj. Pernahkan kita merasa bahwa kita menerima nikmat hanya karena Allah menguji kita. Istidraj adalah ujian yang diberikan dalam bentuk kenikmatan. Allah menguji kita apakah kita bersyukur jika diberi nikmat atau sebaliknya.

Ada orang berkata bahwa nikmat yang saya terima ini karena saya telah bekerja keras. Saya kerja banting tulang mencari rezeki, patutlah saya dapat harta seperti sekarang ini. Ia lupa arti nikmat pemberian dari Allah, lupa bersyukur. Dia tidak berfikir jangan-jangan ini Istidraj.

Banyak orang lupa kepada Allah ketika diuji dengan kekayaan. Saat rezeki bertambah, harta semakin banyak, kendaraan mewah ada, karir meningkat, tapi di saat yang sama maksiat tetap jalan, bahkan semakin meningkat, jangan pula berfikir itu karena Allah masih sayang kepada kita. Padahal itu semua adalah cobaan, fitnah dan ujian, yang mengandung bencana.

Semoga kita semua diberinya petunjuk kepada jalan yang lurus. Jalan yang diridhai-Nya. Amin.

Beberapa Cerita Bersama Ustadz

Memperhatikan kehidupan Ustads di sini sungguh luar biasa. Kupanggil ustadz karena kebanyakan dari mereka lulusan timur tengah seperti Saudi dan Mesir. Berikut beberapa kisahnya, walaupun masih ada cerita-cerita lain yang unik.

1. Bermalam di rumah para Ustadz
Suatu hari aku tidur dirumah para ustadz. Rumah ini merupakan base camp mereka, karena di rumah ini biasanya mereka berkumpul. Waktu menunjukkan pukul 12 malam, suasana menjadi sepi, mungkin semua sudah tidur. Tapi masih ada dua orang yang masih melek, termasuk seorang ustadz di bilik ini. Aku masih asyik di depan komputer sambil baca-baca sebuah buku yang ada di dekat komputer itu. Judulnya apa aku lupa, tapi isinya bagus sekali, kisah dua orang manusaia. Yang satu ahli maksiat yang bangga terhadap perbuatannya satu lagi seorang yang pernah berbuat maksiat tetapi dia kembali taubat kepada Allah.

Waktu menunjuk kira-kira pukul 3 atau 4 pagi, aku masih belum tidur juga. Terdengar ada ada di antara mereka bangun dan sholat tahajud dan yang lain lagi masih ada yang tidur.(Mereka ini tidur awal supaya bisa bangun untuk sholat tahajud, hebat pikirku). Aku tertidur kira-kira pukul 4/4.30. Menjelang subuh kebanyakan mereka sudah bangun. Terdenar juga suara-suara mereka pergi kamar mandi. Meski baru tidur tapi aku masih bisa dengar juga, nggak tahu juga kenapa aku bisa dengar meskipun baru tidur.Pendengaranku ini sensitif sekali, nggak bisa tidur jika berisik

Kita semua sholat subuh di surau yang jaraknya tidak lebih 400m. Kita sholat jamaah bersama penduduk kampung tersebut. Ternyata salah seorang dari ustadz, Ustadz Y, menjadi imam surau itu. Hebat, pikirku dalam hati. Selesai subuh balik lagi ke rumah. Istirahat bentar, sambil melanjutkan baca buku semalam. Ada ustadz yang tilawah Al-quran, Olaharaga, masak air dll. Pukul 8 pulang ke rumah sebenarnya..tidur lagiiiiiii!

2. Pengalaman naik komuter dengan ustadz S
Kita pergi dari stesen UKM, rencananya mau ke KL. Hari minggu itu banyak juga yang ingin naik komuter. Lima menit menunggu, datang juga komuter, lalu kita naik. Duduk bersebelahan sementara di depan ada perempuan dan seorang lelaki, masih muda.adik dan kakaknya mungkin, positif thinking aja . Sejak naik kuperhatikan juga tingkah ustadz. Pandangan matanya jarang menatap jauh, seringnya melihat ke bawah. setelah duduk dia mengambil sesuatu dalam tasnya. Ternyata dia ambil Al-quran, dia terus bolak-balik Al-Quran itu sambil dibacanya dalam hati.(hebaaat)

3. Cerita beberapa ustadz bertemu jodohnya
Wah ini seru. Kisahnya jauh dari cerita yang sering dilihat di sinetron di TV-TV. Ustadz IT bercerita perjalanan pernikahannya. Ana nggak kebayang bisa nikah secepat itu, yang ada dalam diri ana hanya niat. Waktu itu yang menawari menikah adik ana sendiri. Dengan niat bulat dan percaya kpd adiknya langsung aja dia datan ke ortu perempuan itu. Coba tebak apa yg dia lakukan, ternyata dia langsung melamarnya. Meskipun saat itu dia belum pernah lihat wajah calon isterinya. Saat itu calon isterinya masih kuliah di lain kota. Tapi takdir memang harus terjadi, menikahlah mereka berdua.Menakjubkan, jika Allah menentukan takdir jodoh kita, semua pasti akan mudah.

Satu lagi ttg ustadz DT. Sehabis lulus dari Madinah dia pulang. Suatu ketika dia bertemu dengan lelaki yang kemudian bertanya kepadanya, "Apakah kamu sudah siap menikah? Jika siap saya ada seorang anak perempuan. Dijawabnya siap.kini lelaki yang bertanya tadi jadi mertuanya.

Ada lagi ttg ustadz Z. Dia ini belum menikah. Saat ditanya kenapa belum menikah, dia jawab: tunggu aja. Terus ditanya lagi sudah ada calon belum, hehe tak dijawab. Terus tanya lagi, gimana pendapat ustadz ttg pacaran, jawabya: boleh-boleh aja jika saling mencintai. Yang tidak boleh itu cara pacaran. Jika saling memandang, berkhalwat itu jelas tidak boleh.. Baguslah, semoga cepat dapat jodoh dan doakan kita juga.

10.04.2005

Selamat Berpuasa

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
dalam kemiskinan harta ada kekayan jiwa
dalam kesempitan hidup ada keluasan ilmu
hidup ini indah jika ALLAH SWT ada di hatimu...

Dalam bulan Ramadhan ini mari kita isi dengan hati yang suci.
Sucikan niat untuk mendapat mendapat keuntungan darinya.
Bersihkan hati dengan saling memaafkan
Jika ada salah baik lisan maupun tulisan, sengaja maupun tidak
mohon dimaafkan...

Ya Allah selamatkan kami di bulan Ramadhan dan selamatkanlah Ramadhan bagi kami
dan selamatkan Ramadhan dari kami

9.18.2005

Untuk Hari Ini Saja

Selamat Pagi...
Ketika bangun, sudahkah kita menyiapkan diri untuk menggunakan sebaik-baiknya waktu hari ini. Ambillah manfaat hari yang dua puluh empat jam ini dengan berbuat baik. Jangan sia-siakan nikmat hari ini. Sapalah saudaramu dengan hangat, berilah sedekah meski dengan senyuman.

Jangan bersedih membayangkan hal-hal yang telah berlalu kemarin. Karena tiada kekuatan kita untuk kembali ke masa lalu. Jangan pula khawatir tentang sesuatu yang belum terjadi esok. Jangan biarkan bayang-bayang hari esok terus mengahantui. Karena kita tidak ada pengetahuan tentangnya. Hari esok masih misteri, masih ghaib.

hiduplah untuk hari ini
berilah salam kepada sang fajar
anggap hari kemarin sebuah mimpi
dan hari esok hanyalah bayangan


jika hari ini Anda hidup bahagia
maka akan terasa hari kemarin
sebagai mimpi yang indah
dan, setiap hari esok
adalah bayangan yang penuh harapan

9.13.2005

Memilih Teman, Memilih Masa Depan

( KH Abdullah Gymnastiar )

Berkawan seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik daripada dengan berkawan seorang 'alim yang selalu memperturutkan hawa nafsunya." (Ibnu Atha'illah)

Memilih teman sama artinya dengan memilih masa depan. Memilih teman sama artinya dengan memilih perilaku. Memilih teman sama artinya dengan memilih kualitas ilmu. Maka, siapa pun yang ingin masa depannya cerah, perilakunya menawan hati, serta luas ilmu dan wawasannya, maka ia harus sangat pandai memilih teman.

Kita akan sulit berkembang bila sehari-hari kita bergaul dengan orang-orang malas. Kita pun akan sulit meraih kemuliaan akhlak, bila sehari-hari kita bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya. Maka, tinggi rendahnya kualitas seorang manusia sangat dipengaruhi oleh kualitas orang yang menjadi temannya.

Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang itu adalah menurut agama sahabat (karib)nya. Karena itu, ada baiknya seseorang dari kamu meneliti dulu siapa yang akan dijadikan sahabatnya" (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Orang seperti apa yang layak kita jadikan teman dekat? Yang pertama dan utama adalah orang yang baik akhlaknya dan mampu mengendalikan hawa nafsunya. Bahkan, Imam Ibnu Atha'illah dalam kitab Hikam mengatakan, "Berteman seorang bodoh yang tidak memperturutkan hawa nafsunya, jauh lebih baik daripada dengan berkawan seorang 'alim yang selalu memperturutkan nafsunya". Mengapa? Orang berilmu tapi memperturutkan hawa nafsu, biasanya akan membenarkan kemaksiatan yang dilakukannya dengan dalil-dalil Alquran dan hadis. Dikhawatirkan, lambat laun kita pun akan membenarkan kemaksiatan tersebut hanya karena bersandar pada dalil-dalil.

Saudaraku, bahaya terbesar dalam hidup adalah diperbudak nafsu. Tidak ada artinya limpahan harta, tinggi jabatan, banyaknya pengikut, tampannya rupa, atau luasnya ilmu, bila kita diperbudak nafsu. Saat diperbudak nafsu, semua yang kita miliki akan digunakan untuk memuaskan nafsu tersebut.

...

Idealnya kita berteman dengan orang-orang yang kualitasnya jauh lebih baik, sehingga kita tidak merasa paling pintar dan paling saleh. Justeru kita akan merasa paling kurang. Saat berteman dengan orang-orang yang berkualitas, biasanya kita akan terangsang dan termotivasi untuk belajar dan mengejar ketertinggalan. Karena itu ada yang mengatakan, kalau kita ingin menjadi ulama maka bergaulah dengan ulama; ingin menjadi pedagang, maka bergaullah dengan para pedagang; ingin menjadi seniman, maka bergaulah dengan seniman.

Saudaraku, setiap hari masalah yang kita hadapi akan semakin berat dan kompleks. Kita akan terpuruk bila banyaknya masalah tidak diimbangi dengan peningkatan kemampuan diri untuk menyelesaikannya. Maka, rugi bila dalam sehari kita tidak bertemu dengan orang yang lebih baik dari kita. Rugi karena kita tidak mendapat ilmu, wawasan, dan semangat baru. Dan celaka bila kita menjauh dan memusuhi orang-orang yang lebih baik dari kita.
Wallahu a'lam

~http://www.republika.co.id~